Polisi Sebar Sketsa Pembunuh Wanita Terapis di Mojokerto, Berikut Ciri-ciri Wajahnya

Polisi mulai menyebar sketsa pembunuh seorang wanita di Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (12/2/2021). Langkah tersebut dilakukan Polres Mojokerto untuk memburu pria yang diduga menghabisi seorang wanita yang berprofesi sebagai terapis. Terapis tersebut ditemukan tewas ditikam dalam keadaan tidak mengenakan celana.

Dari sketsa wajah pembunuh terapis wanita tersebut, kini anggota Satreskrim Polres Mojokerto Kota terus memburu keberadaan pelaku pembunuhan tersebut. Pelaku menewaskan seorang terapis wanita di rumah pijat Berkah, Dusun/ Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Pihak Kepolisian berupaya menangkap pelaku dengan menyebarkan 2.000 sketsa wajah pelaku pembunuhan tersebut.

Korban bernama Santi (35) asal Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, ditemukan tewas akibat luka sabetan benda tajam pada bagian leher sedalam 15 sentimeter dan lebar tujuh sentimeter. Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Deddy Supriadi mengatakan sketsa wajah terduga pelaku itu diperoleh dari keterangan lima saksi yang sebagian dari mereka sempat melihat kejadian pembunuhan. Selain itu, sketsa wajah pelaku dibuat juga diperkuat adanya rekaman kamera CCTV milik warga setempat.

"Berdasarkan saksi mata beginilah wajah pelaku dalam sketsa wajah," ungkapnya, Jumat (12/2/2021). Menurut dia, sketsa wajah ini akan disebar di fasilitas publik, angkutan umum dan tempat makan yang bertujuan agar keberadaan pelaku pembunuhan dapat diketahui. Adapun ciri ciri pelaku yakni berwajah oval, kulit sawo matang, berambut ikal dan usia sekitar 25 tahun sampai 30 tahun.

Pelaku bertubuh kurus yang mengendarai motor Honda Beat warna hitam kombinasi strip merah muda. "Sketsa wajah pelaku yang kemiripan sekitar 90 persen ini dapat disebar dan dapat menjadi alat bantu kami untuk segera menangkapnya," jelasnya Deddy menyebut kendala yang dihadapi dalam penyelidikan kasus ini adalah keberadaan CCTV di sekitar lokasi kejadian tidak fokus pada kondisi jalan raya yang dilewati pelaku saat melarikan diri.

"Pelaku terlihat dari samping saja dan kamu masih menyelidiki senjata tajam parang sekitar 25 sentimeter sengaja dibawa pelaku atau sudah ada di lokasi kejadian," terangnya. Seperti yang diberitakan, peristiwa berdarah terjadi di rumah pijat Berkah, Dusun/ Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Kamis (4/2/2020) sekitar pukul 11.00 WIB. Seorang pria yang diduga pelanggan membacok Santi (35) asal Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk yang merupakan pekerja terapis pijat tradisional di rumah pijat Berkah tersebut.

Korban tewas seketika di lokasi kejadian akibat luka tusuk benda tajam pada bagian leher. Korban meninggal mengenaskan bersimbah darah dalam kondisi setengah telanjang bagian bawah tidak mengenakan celana. Pelaku belum diketahui identitasnya itu juga menyerang wanita bernama Tatik (47) warga Sidorejo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto yang merupakan rekan kerja korban.

Tatik berupaya menolong korban namun pelaku membacok dengan menggunakan parang yang mengakibatkan luka sayatan pada bagian telinga kiri. Setelah melakukan pembantaian itu pelaku kabur melarikan diri mengendarai motor Honda Beat dalam kondisi telanjang dan membawa tas ransel. Jenazah korban meninggal dievakuasi ke RSUD Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto dan untuk kepentingan autopsi dipindahkan ke RS Bhayangkara Polda Jatim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *