Gelap Mata Cinta Ditolak, Pemuda Ini Jerat Seorang Gadis di Karawang Lalu Memperkosanya

Polisi akhirnya berhasil membekuk pembunuh DSN, gadis ABG yang jenazahnya di temukan dalam keadaan mengenaskan di sebuah parit di Karawang, Jawa Barat, pekan lalu. Gadis 15 tahun tersebut ditemukan dalam keadaan setengah telanjang dan leher terluka karena jerat. Pembunuhnya adalah seorang pemuda berinisial IN (24).

IN memperkosa korban lalu menghabisi gads tersebut dengan cara menjeratnya. Setelah melakukan aksi biadab tersebut IN kabur ke Bandung. Namun pelariannya tak lama.

Polisi dari Polres Karawang akhirnya bisa menangkap IN. IN ditangkap di sebuah masjid, di Pasar Ciroyom, Kecamatan Andir, Kota Bandung. Saat ditangkap, IN tengah tertidur pulas.

Korban DSN merupakan warga Kecamatan Karawang Barat. Jenazahnya ditemukan dalam sebuah parit di persawahan Kampung Iplik, Kelurahan Mekarjati. "Alhamdulillah atas kerja keras tim Jatanras Polres Karawang, sekitar pukul 22.00 telah menangkap pelaku pembunuhan DSN dengan inisial IN di sebuah masjid di Pasar Ciroyom, Bandung," kata Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Oliestha Ageng Wicaksana kepada wartawan di Mapolres Karawang, Rabu (27/1/2021).

Pelaku ditangkap setelah melarikan diri selama enam hari dari kejaran polisi. Kini polisi masih mencari satu barang bukti lainnya yakni handphone milik DSN. "Handphone korban saat ini masih kami lakukan pencarian," katanya.

DSN ditemukan tewas oleh warga sekitar dengan keadaan mengenaskan. Mengenakan pakaian jaket merah muda, kaus hitam, dan setengah telanjang. Dari hasil forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati, DSN dinyatakan meninggal karena mati lemas dan adanya dugaan jeratan pada leher korban.

Polisi menyebutkan motif IN membunuh dan memperkosa DSN karena ditolak menjadi pacar. "Kalau dari motif sementara dan keterangan pelaku itu ditolak menjadi pacar," kata Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Oliestha Ageng Wicaksana. Oliestha mengatakan, Rabu (20/1/2021) malam IN minta temannya untuk dicarikan kenalan perempuan.

Temannya malam itu juga mengenalkan IN kepada DSN, ABG yang baru duduk di kelas tiga SMP . "Baru kenal (DSN) malam itu juga dari temannya," katanya. Kemudian IN mengajak DSN untuk minum kopi di tempat yang tak jauh dari TKP penemuan jenazah DSN di Kelurahan Mekarjati, Karawang Barat.

Oliestha menceritakan, IN kemudian mengajak DSN untuk menjadi pacarnya. Namun korban menolak mentah mentah pelaku. IN pun gelap mata.

Ia menjerat korban menggunakan tali sweater milik pelaku. Korban juga dibekap pelaku. Setelah lemas korban diperkosa oleh pelaku. "Dari hasil forensik, kemudian ditemukan juga memang ada pemerkosaan," katanya.

Paginya, Kamis (21/1/2021) DSN ditemukan tewas mengenaskan oleh warga. Saat tidur pulas di sebuah masjid di Pasar Ciroyom, Kecamatan Andir, Kota Bandung, IN (24) disergap jajaran Satuan Reskrim Polres Karawang. IN merupakan pelaku pemerkosaan dan pembunuhan terhadap DSN (15) ABG Kecamatan Karawang Barat yang jenazahnya ditemukan di parit sawah di Kampung Iplik, Kelurahan Mekarjati.

"Alhamdulillah atas kerja keras tim Jatanras Polres Karawang, sekitar Pukul 22.00 WIB tadi malam telah menangkap pelaku pembunuhan DSN dengan inisial IN di sebuah masjid Pasar Ciroyom, Bandung," kata Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Oliestha Ageng Wicaksana kepada wartawan di Mapolres Karawang, Rabu (27/1/2021). Pelaku ditangkap setelah melarikan diri selama enam hari dari kejaran polisi. Kini polisi masih mencari satu barang bukti lainnya yakni handphone milik DSN. "Handphone korban saat ini masih kita lakukan pencarian," katanya.

DSN ditemukan tewas oleh warga sekitar dengan keadaan mengenaskan. Mengenakan pakaian jaket merah muda, kaus hitam dan setengah telanjang. Jenazah ditemukan dalam keadaan tangan telentang dan kepala terbenam dalam air parit.

Dari hasil forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati, DSN dinyatakan meninggal karena mati lemas dan adanya dugaan jeratan pada leher korban. Polres Karawang, Jawa Barat menyebutkan, motif sementara IN (24), membunuh dan memperkosa DSN (15), karena ditolak menjadi pacar. "Kalau dari motif sementara dan keterangan pelaku itu ditolak menjadi pacar," kata Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Oliestha Ageng Wicaksana

Oliestha mengatakan, Rabu (20/1/2021) malam IN minta temannya untuk dicarikan kenalan perempuan. Teman IN pun malam itu juga mengenalkan IN kepada DSN, ABG yang baru duduk di kelas tiga SMP . "Baru kenal (DSN) malam itu juga dari temannya," katanya.

Kemudian IN mengajak DSN untuk minum kopi di dekat yang tak jauh dari TKP penemuan jenazah DSN di Kelurahan Mekarjati, Karawang Barat. Oliestha menceritakan, IN kemudian mengajak DSN untuk menjadi pacarnya. Namun korban menolak mentah mentah pelaku.

IN pun gelap mata, menggunakan tali sweater milik pelaku, korban dijerat dan dibekapnya. Setelah lemas korban diperkosa oleh pelaku. "Dari hasil forensik, kemudian ditemukan juga memang ada pemerkosaan," katanya.

Paginya, Kamis (21/1/2021) DSN ditemukan tewas mengenaskan oleh warga. Mengenakan pakaian jaket merah muda, kaus hitam dan setengah telanjang. Jenazah ditemukan dalam keadaan tangan telentang dan kepala terbenam dalam air parit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *